Phlegmatik (Phlegmatic) - Cairan phlegma - Lambat - “Cinta Damai”. Kelompok ini tak suka terjadi konflik, karena itu disuruh apa saja ia mau lakukan, sekalipun ia sendiri tidak suka. Baginya kedamaian adalah segala-galanya. Jika timbul masalah atau pertengkaran, ia akan berusaha mencari solusi yang damai tanpa timbul pertengkaran. Ia mau merugi sedikit atau rela sakit, asalkan masalahnya tidak terus berkepanjangan. Kaum phlegmatis kurang bersemangat, kurang teratur dan serba dingin. Cenderung diam, kalem, dan kalau memecahkan masalah umumnya sangat menyenangkan. Dengan sabar ia mau jadi pendengar yang baik, tapi kalau disuruh untuk mengambil keputusan ia akan terus menunda-nunda. Kalau anda lihat tiba-tiba ada sekelompok orang berkerumun mengelilingi satu orang yang asyik bicara terus, maka pastilah para pendengar yang berkerumun itu orang-orang phlegmatis. Sedang yang bicara tentu saja sang Sanguinis. Kadang sedikit serba salah berurusan dengan para phlegmatis ini. Phlegmatis memiliki sifat alamiah pendamai. Ia biasanya menghidari kekerasan. Karena itu jugalah ia adalah orang yang mudah diajak bergaul, ramah, dan menyenangkan. Ia adalah tipe orang yang bisa membuat sekelompok orang tertawa terbahak-bahak oleh humor-humor keringnya, tetapi ia sendiri tidak tertawa. Ia adalah pribadi yang konsisten, tenang, dan jarang sekali terpengaruh dengan lingkungannya. Inilah yang membuatnya hampir-hampir tidak pernah terlihat gelisah. Di balik pribadinya yang dingin dan malu-malu, sesungguhnya ia memiliki kemampuan untuk dapat lebih merasakan emosi yang terkandung pada sesuatu. Karena sifatnya yang menyukai kedamaian dan tidak menyukai pertikaian, ia cenderung menarik diri dari segala macam keterlibatan. Hal inilah yang sering kali menghambatnya untuk menunjukkan kemampuannya secara total. Sering kali mereka hanya menggunakan 30%-50% dari kemampuan mereka.
Hari pertama PKL (tgl 02) yang nge-BT’in itu harus terjadi seperti bulan yang lalu. Ya, bulan kedua PKL di DEPPERIN (Departemen Perindustrian) di Gatot Subroto, mau dimasukin di bagian kearsipan, ngurusin arsip.
“Aduwh, gila ngeselin banget tuh.” Tampang saya udah males dan sedih banget.
Beruntung. Ada seorang ibu yang baik hati menanyakan siapa yang mau dibagian komputer. Jelas saya dengan PeDenya mengacungkan tangan dengan semangat. Dan ternyata dimasukin di bagian Perencanaan Biro Kepegawaian. Tetapi, di situ juga tidak diberikan komputer, kalau mau memakai harus ganti-gantian dengan karyawan di sana. Jadi ga leluasa deh.
Dapat kerjaan aja, baru dikasih siang-siang jam 11-an oleh Pak Armen. Beliaulah orang pertama yang memberi tugas untuk saya. Walaupun saya hanya diberi tugas menginput data menggunakan Access, tetapi setidak-tidaknya saya dapat menguasai ilmu itu sehingga cepat tanggap kalo ngatasin masalah. Selanjutnya di hari kedua saya mengenal ibu Yessy, ibu titin dan ibu Dessy. Semuanya baik-baik dan menyenangkan. Di sana saya juga berkenalan dengan para siswa PKL dari sekolah lain. Dari Kesuma Bangsa (Depok) ada delapan orang. Dian, Wulan, Wibda, Sarah, Evi, Anissa, Ayu dan Desi Dari bakti Idhata (Cilandak) 4 orang, semuanya cowok-cowok. Tapi yang saya kenal hanya dua orang Ibnu dan Refki, dan yang lainnya masih tanda tanya karena ga terlalu dekat. Dan ada lagi dari sekolah lain di bagian keuangan tetapi satupun ga kenal namanya.
PKL disana, nyantai banget. Banyak ngobrolnya daripada bekerja. Ternyata 3 hari(tgl 11-13) para pegawai di bagian perencanaan pada dinas ke Puncak, tetapi PKL tetap berjalan.
Selama ga ada pegawainya dan ga dapat tugas saya dipindahkan di bagian keuangan, dibimbing sama bu Wulan. Dan saat-saat saya diberi bimbingan oleh bu Wulan, terus kenal sama pegawai lain loh, namanya pak Made dan pak Puji. Selama saya dapat tugas dari bu Wulan, beliau membawa saya ke Lab, saat itulah saya bisa masuk ke Lab yang penuh dengan kabel2 jaringan dan conect to internet, always. Ternyata disana banyak kakak2, mereka masih muda dan sepertinya baru kerja tuh. Ada yang lulusan dari Gundar dan ada yang dari ITB. Mereka baik2 dan mau sedikit mengajari saya. Selama tiga hari saya di sana pokoknya menyenangkan banget deh.
Tetapi sepertinya hari Senin (tgl 16) besok harus siap-siap di bagian perencanaan lagi. Entah kapan bisa ke Lab itu lagi, ya kalo bu Wulan memberi tugas untuk saya pasti saya akan mengerjakan disana, di Lab.
Masalah kendaraan, sebenarnya ada antar jemput tetapi saya tidak pernah mencoba. Setahu saya dari teman2 PKL kalo mobil jemputan selalu rame dan kita2 sebagai siswa PKL walhasil harus duduk di tempat duduk cadangan. Tempat duduk cadangan yang katanya sih kurang nyaman gitu.
Terpaksa harus naik mobil bus deh, tetapi beberapa hari kemudian saya baru tahu kalo di tempat PKL saya ada BSG yang lewat disitu. Bus Sekolah Gila. Eits….. salah, maksudnya Bus Sekolah Gratis. Ada sebabnya juga sih kenapa bilang gila. Kerena kernek dan sopirnya gila…….gokil banget, gila…….Narsis banget, gila……….Bersahabat banget, gila………… baik banget. Jadi kalo udah di dalam BSG ada aja yang bikin anak2 sekolah ketawa di BSG itu. Apalagi banyak kenalan juga loh dari BSG itu. Pokoknya PKL di bulan kedua ini menyenagkan banget deh, ga ada tuh kata penyesalan.
I’m very happy and I will be sad if to stay Depperin. I’m serious !
biarkan waktu teruslah berputar ku cintai kamu penuh rasa sabar meski sakit hati ini kau tinggalkan ku ikhlas tuk bertahan
cintaku padamu begitu besar namun kau tak pernah bisa merasakan malah kini kau ucapkan selamat tinggal membuat keresahan
* meninggalkanku tanpa perasaan hingga ku jatuhkan air mata kekecewaanku sungguh tak berarah biarkan ku harus bertahan
reff: jangan pernah kau coba untuk berubah tak relakan yang indah hilanglah sudah jangan pernah kau coba untuk berubah tak relakan yang indah hilanglah sudah
Wahai... Pemilik nyawaku Betapa lemah diriku ini Berat ujian dariMu Kupasrahkan semua padaMu
Tuhan... Baru ku sadar Indah nikmat sehat itu Tak pandai aku bersyukur Kini kuharapkan cintaMu
Kata-kata cinta terucap indah Mengalun berzikir di kidung doaku Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku Butir-butir cinta air mataku Teringat semua yang Kau beri untukku Ampuni khilaf dan salah selama ini Ya ilahi.... Muhasabah cintaku...
Tuhan... Kuatkan aku Lindungiku dari putus asa Jika ku harus mati Pertemukan aku denganMu