Arti Cinta

Cinta,,
setiap manusia memiliki cinta dan ingin mengerti tentang cinta.
Terkadang cinta membuat diri manusia lemah atau membuat diri ini bersemangat.
Manusia memiliki beribu cinta tetapi hanya satu yang kekal selamanya yaitu cinta kepada Sang Ilahi yang memberikan cinta terdahsyatnya di dunia bahkan di akhirat.
Cinta Ibu biasanya tak pernah lepas dari anak-anaknya, itulah cinta yang paling abadi di dunia. Dengan sedikit pencerahan bahkan keteladanan seorang Ibu berusaha agar ada cinta untuk anak-anaknya.
Dengan begitu maka sang anak mengerti cinta.

Dalam beberapa pendapat, bahwa cinta itu tak pernah putus/hilang dari diri semua makhluk ciptaan yang Ilah.
Cinta tak akan pernah cair seperti salju di kutub Utara atau pun Selatan dan jika cair maka manusia akan dirusaknya.
Cinta tak pernah mati, dan jika mati maka cinta menjadi kenangan indah yang tak terlupa.
Dengan cinta manusia bisa hidup kokoh bagaikan pohon besar yang berdiri kokoh, sekalipun tumbang ada banyak cara untuk menghadapi serangan dan mencari jalan karena cinta.
Namun jika dia tak berusaha untuk kembali berdiri dan kokoh, maka dia menganggap cinta adalah akibatnya.
Padahal tak ada cinta yang membuat manusia hancur.
Tetapi manusia yang tidak bisa membedakan antara cinta dan dengan keinginan memiliki.
Bahwa cinta tak harus dimiliki, dan tak harus bersamanya.

Hancur karena cinta,, karena memainkannya dan mencampur aduk ke dalam perasaan hingga hawa nafsu menjadi melekat dan bersahabat.
Dan hingga akhirnya nafsu menjadi berkuasa dan mengikat hati, yang seharusnya memberikan kebaikan dan solusi untuk cinta.

Itulah arti cinta sesungguhnya dngan bercabang-cabang tumbuh di dalam diri manusia.
Jangan pernah jadikan cinta adlah akibat, justru jadikan cinta adalah sebab.

MABIT

10 Januari 2009
Hari ini ada MABIT (Malam Bina dan Takwa) di sekolah favorit SMKN 22, dan berharap hari ini berjalan dengan baik semua kegiatannya. Semoga ja !!
Acaranya sih seru, tapi agak takut juga nih kalo acaranya isn't perfect. MABIT ini diadain oleh eks-cool dari ROHIS. Intinya ini ada karena memperingati tahun baru Islam.

Acaranya ada :
1. Drama
2. Pos to Pos
3. Nasyid 62
4. Mentoring
5. Games
6. n' ada train motivation juga....

terakhir ada pemberian door prize bagi
- peserta terbaik
- kelompok terbaik
- n' penanya terbaik

gimana,, seru kan !!!

Secara hari ini awal jadi panitia kegiatan ROHIS nih, semoga aja panitia2nya dapat melakukannya dengan baik. Amiiiin !!!

Terima kasih "ibu"

"Ibu adalah seseorang yang mengerti aku, melahirkan, membesarkan, menjaga, penentram jiwaqu. Ibu selalu rela berkorban, dan tetap semangat untuk anaknya. Perlu disadari sejuta atau pun bertriliyun rasa terima kasih, tidak ada yang bisa membalas jasanya. Terima kasih ibu karena kaulah aku dapat seperti ini, karena nasihatmu aku selalu berusaha menjadi yang terbaik dimatamu. Dan karena cinta dan kasihmu aku ingin menggapai cita-cita dan selalu ada dan hidup dengan beribu-ribu motivasi"
Mungkin ini hanya beberapa yang disebutkan tentang ibu, tetapi perlu disadari atau tidak setiap manusia terlahir karena adanya seorang ibu. Betapa berat atau tidaknya menghidupkan seorang anak tidak terlalu ia rasakan. Dan yang terpenting baginya adalah anak-anaknya dapat tersenyum bahagia, selalu berada disisinya serta melihat perubahan-perubahab pada anaknya menjadi seseorang yang tumbuh dengan akhlak yang baik. Jika seorang ibu selalu menjadi motivasimu, berarti tak ada yang bisa mengubahmu untuk lebih baik selain dirinya.

Bagaimana membalas semua jasa-jasanya ????

tidak..... tidak ada yang bisa membalas semua jasanya, sekalipun seorang anak yang kaya raya memberi semua hartanya.

Training di saat Ujian

Hari rabu tepatnya tanggal 10 Desember, awal ujian semester. Tapi ada aja hal menyenangkan terjadi, dapat kesempatan ikut training. Awal pertama dapat informasi tentang training dari ketua redaksi Die-J salah satu organisasi HIV/AIDS. Bingung juga sih, karena ujian pertama harusnya siap-siap untuk ujian dan harus lebih semangat. Eeh, justru harus bagi waktu untuk acara training "Public Speaking" di salah satu Universitas Negeri UI. Acaranya di FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat)
Pertama kali kesana harus nyasar dulu n' telat lagi, hari pertama yang menyebalkan. Udah telat, terus ngantuk berat. Rasanya pembahasan materi selama training tersebut membuat tambah ngantuk tapi gengsi dong harus tidur di sana apalagi rata-rata yang ikut training itu mahasiswa FKM. Belum ada yang menyenangkan untuk hari pertama.
Hari kedua tepatnya tanggal 11, ada kesan yang membuat jadi betah di sana. Hari kedua bikin kelompok untuk menjadi penyuluh di depan keramaian orang atau bikin drama. YA, kelompok yang didapat sih bikin drama tentang "Gosok Gigi". Nah, disaat itulah baru deh menemukan teman baru walaupun mahasiswa tapi mereka de best abis. Masih inget nama kakanya tuh. Kalo ga salah namanya "Casie" dan "Ely". Mereka baik banget deh, lucu, kocak, walaupun aga' narsis.
Jujur selama acara itu rasanya lelah banget tapi tetep harus CAI YOU !!!!
Untung ada bunda, Mba Opi dan Suci yang tetep fine always sampai acara selesai.

Bentrok lagi, bentrok lagi....

kalo udah bentrok ma kegiatan bawaannya malah bikin tambah pusing, tetapi kalo dicoret stu aja kegiatan rasanya bersalah banget deh. Ga tw kenapa menganalir waktu kayanya susah banet deh.

Ada ide sih, tetapi ada juga menghgapus beberapa kegiatan. Jujur aja sih kegiatan kali ini ga ada yang bisa gw singkirkan, karena semuanya berarti. Tapi, kalo ga kaya gitu gw'a bakal kelabakan...

Owch, My GOD...!!!

Masalahnya semuanya tentang dunia menulis, dan gw ga mw seenaknya menghapus alias mencoret 1 kegiatan begitu aja. Tapi, it's fine. Itulah yang sedang gw coba, gagal atau ga'nya itu bergantung gw'nya.

Pusing ama deadline mading n' buletin ditambah lagi mw bikin artikel wa2ncara, makin tambah pusing tugas makin bejibun. Ada2 aja lagi yang ngajakin gw kerja. Emang sih dapat gaji, tetapi gw ga sanggup dah. Mana agama banyak hapalan, nah ini yang terpenting n' ga bisa gw coret ( paling utama , EEeey !!!)

Kalo udah bentrok kudu bisa memanfaatkan waktu yang sebaik-baiknya bOo !!!

Dan jenis yang menarik lagi, tentang jurnalis yang kayanya ga akan lepas, kumpulan pencinta artikel, belum lagi pengannya masuk media n' ngeraih beasiswa untuk tulis-menulis yang dah gw incer dari SMP.

Do'ain ja para pembaca, moga berhasil. Sori diisi curhat, gy badmood nulis2 yang spesifik alaias formal.